Wudhu merupakan salah satu pekerjaan untuk mensucikan diri dari hadats, karenanya terdapat bacaan niat wudhu yang dimulai dari doa sebelum wudhu hingga doa setelah wudhu. Di dalam syariat Islam, wudhu menjadi salah satu syarat sahnya suatu ibadah.
Melakukan wudhu tidaklah semudah yang dibayangkan karena wudhu bukan hanya ritual gerak dan pembersihan tanpa makna. Akan tidak sah wudhu seseorang jika dilakukan secara sembarangan karena wudhu memiliki rukun wudhu, sunnah wudhu, dan hal yang membatalkan wudhu. Lalu, masuk diantara manakah bacaan niat wudhu?.
2. Berkumur dan berdoa di dalam hati.
Artinya: “Ya Allah, haramkanlah rambutku beserta kulitku dari neraka, dan naungi aku dengan naungan 'ars-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu.”
7. ketika mengusap telinga, berdoa:
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar perkataan dan mengikuti apa yang baik dari perkatan tersebut.”
8. Saat membasuh kaki kanan berdoa:
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah perbuatanku yang disyukuri, sebagai alasan terampuninya dosa dan sebagai amal yang diterima. Ya Allah, tetapkanlah telapak kakiku ketika melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak di hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir.”
Dan saat membasuh kaki kiri berdoa:
Artinya: “Ya Allah, aku mohon perlindungan-Mu, dari terpeleset ketika melewati jembatan yang lurus, ketika banyak telapak kaki orang munafik yang terpeleset.”
Melakukan wudhu tidaklah semudah yang dibayangkan karena wudhu bukan hanya ritual gerak dan pembersihan tanpa makna. Akan tidak sah wudhu seseorang jika dilakukan secara sembarangan karena wudhu memiliki rukun wudhu, sunnah wudhu, dan hal yang membatalkan wudhu. Lalu, masuk diantara manakah bacaan niat wudhu?.
Bacaan Niat Wudhu
Apabila membandingkan dengan gerakan cuci muka dan yang lainnya yang bukan ibadah sebenarnya hampir sama. Bedanya adalah wudhu memiliki gerakan-gerakan yang teratur dan wudhu pula merupakan bukti ketaatan kia terhadap Allah SWT.
Berikut kami paparkan gerakan wudhu disertai dengan bacaan niat wudhu, sebagaimana telah kami ringkas dari kitab karangan Syekh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalaami Sayyidil Abrar, (Surabaya: Kharisma, 1998).
1. Membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3x, do'anya:
اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدِيْ مِنْ مَعَاصِيْكَ كُلِّهَا
Artinya: “Ya Allah, jagalah tangan-tanganku dari segala perbuatan maksiat.”
2. Berkumur dan berdoa di dalam hati.
اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ اللَّهُمَّ اسْقِنِي مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأْسًا لَا أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا
Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku (untuk selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah, beri aku minuman dari telaga Kautsar Nabi Muhammad, yang menyegarkan hingga aku tidak merasa haus selamanya.”
3. Membersihkan hidung dengan cara menghisap air masuk ke dalam hidung. Doanya:
Artinya: “Ya Allah, (izinkan) aku mencium harumnya surga. Ya Allah, jangan halangi aku mencium harumnya nikmat-nikmatmu dan harumnya surga.”
3. Membersihkan hidung dengan cara menghisap air masuk ke dalam hidung. Doanya:
اللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَةَ الْجَنَّةِ اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نِعَمِكَ وَجَنَّاتِك
Ketika membuang air dari lubang hidung, berdoa:
Artinya: “Ya Allah, aku mohon perlindungan kepadaMu dari baunya api neraka, dan tempat (kembali) yang buruk”.
4. Membasuh muka, berdoa:
اَلَّلهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ رَوَائِحِ النَّارِ وَسُوْءِ الدَّارِ
Artinya: “Ya Allah, aku mohon perlindungan kepadaMu dari baunya api neraka, dan tempat (kembali) yang buruk”.
4. Membasuh muka, berdoa:
اللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ
Artinya: “Ya Allah, semoga engkau memutihkan wajahku dihari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam.”
5. Ketika membasuh tangan kanan, berdoa:
Artinya: “Ya Allah, berilah buku amal perbuatanku menggunakan tangan kananku, dan hisablah aku dengan hisab yang ringan.”
Ketika membasuh tangan kiri, berdoa:
“Ya Allah, janganlah berikan buku amal perbuatanku menggunakan tangan kiriku, dan janganlah diberikan dari balik punggungku.”
6. Ketika mengusap kepala, berdoa:
5. Ketika membasuh tangan kanan, berdoa:
اللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِيَمِينِيْ وَحَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيرًا
Ketika membasuh tangan kiri, berdoa:
اللَّهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِيْ وَلَا مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِيْ
“Ya Allah, janganlah berikan buku amal perbuatanku menggunakan tangan kiriku, dan janganlah diberikan dari balik punggungku.”
6. Ketika mengusap kepala, berdoa:
اللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إلَّا ظِلُّك
Artinya: “Ya Allah, haramkanlah rambutku beserta kulitku dari neraka, dan naungi aku dengan naungan 'ars-Mu, pada hari ketika tak ada naungan selain naungan dari-Mu.”
7. ketika mengusap telinga, berdoa:
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ
8. Saat membasuh kaki kanan berdoa:
اللهم اجْعَلْهُ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا. اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِيْ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامُ
Dan saat membasuh kaki kiri berdoa:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ أَنْ تَنْزِلَ قَدَمِيْ عَنِ الصِّرَاطِ يَوْمَ تَنْزِلُ فِيْهِ أَقْدَامُ الْمُنَافِقِيْنَ
Artinya: “Ya Allah, aku mohon perlindungan-Mu, dari terpeleset ketika melewati jembatan yang lurus, ketika banyak telapak kaki orang munafik yang terpeleset.”
Gerakan wudhu beserta bacaan niat wudhu dari mulai membasuh telapak tangan hingga ada yang termasuk ke dalam rukun wajibnya wudhu dan ada pula yang termasuk ke dalam sunah wudhu.
Artinya, “Beberapa kewajiban wudhu itu ada enam, yaitu: (1) harus dengan adanya niat, (2) membasuh keseluruhan muka, (3) membasuh kedua tangan sampai kedua siku (hingga atas siku), (4) mengusap sebagian kepala (bukan hanya ubun-ubun), (5) membasuh kedua kaki sampai pada kedua mata kaki (hingga atas mata kaki, dan (6) berurutan/tertib,”.
Rukun Wudhu
Secara garis besar, rukun (wajibnya) wudhu ada 6 hal sebagaimana yang telah disebutkan oleh Syekh Salim bin Sumair Al-Hadhrami dalam kitabnya Safinatun Najaa, Beirut, Darul Minhaj, 2009, hal. 18.
فروض الوضوء ستة: الأول النية الثاني غسل الوجه الثالث غسل اليدين مع المرفقين الرايع مسح شيئ من الرأس الخامس غسل الرجلين مع الكعبين السادس الترتيب
Sunah Wudhu
Sunah wudhu merupakan beberapa amalan dan doa yang tidak terdapat di dalam rukunnya wudhu. Artinya, semua yang dilakukan di dalam wudhu selain yang disebutkan di dalam wudhu bukanlah sunah kecuali bacaan niat wudhu.
Kesimpulan Bacaan Niat Wudhu
Jika Anda berwudhu, lakukanlah dengan menggunakan air yang bersih dan suci. Jenis air yang digunakan untuk berwudhu diantaranya adalah air yang bersumber dari dalam bumi, air hujan, air dari akar pohon. Tidak akan sah suatu wudhu apabila dilakukan dengan menggunakan air yang tercampur dengan barang najis, air sumur yang direbus, dan air bekas yang telah dipakai. Kewajiban niat wudhu dilakukan wudhu di dalam hati saat membasuh muka.
